Connect with us

Demak

Kodim Demak Raih Juara Pertama Lomba Karya Jurnalistik TMMD

Published

on

Komandan Kodim 0716/Demak Letkol (Inf) Abi Kusnianto saat menerima penghargaan sebagai juara I lomba karya jurnalistik TMMD Reguler ke-105 tahun 2019 tingkat nasional kategori Komandan Satuan Tugas (Dansatgas).

Jatengraya.id, Demak – Kodim 0716/Demak, Jawa Tengah, kembali meraih juara I lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-105 tahun 2019 tingkat nasional kategori Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) dan penghargaan kategori Babinsa kreatif yang diraih oleh Serma Paijan Babinsa Desa Kalikondang Koramil 01/Kota Kodim 0716/Demak.

Hadiah diserahkan langsung Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari dan Staf ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Kelembagaan Winarni di Mabesad Jakarta, Kamis.

“Sebelumnya, Kodim 0716/Demak juga meraih juara lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Masuk Desa Reguler ke-95 tahun 2016,” kata Komandan Kodim 0716/Demak Letkol (Inf) Abi Kusnianto melalui rilis yang diterima di Demak, Kamis (12/9/2019).

Ia mengaku sangat bersyukur dan prestasi tersebut perlu dijaga dan dipertahankan karena penghargaan merupakan kehormatan.

Penghargaan tersebut, kata dia, juga tidak terlepas dari kerja keras seluruh prajurit kodim 0716/Demak serta rekan-rekan wartawan dan awak media yang sudah bekerja keras bahu membahu sehingga bisa mendapatkan juara I tingkat nasional.

“Kami berharap dukungan dan kerja sama semua pihak yang sudah baik selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik,” ujarnya.

Lomba karya jurnalistik TMMD ke-105 terdiri atas empat kategori, yakni kategori wartawan elektronik, wartawan cetak/online, penerangan Kodam (Pendam) dan Dansatgas.

Untuk kategori Pendam, masing-masing juaranya diraih Pendam IV/Diponegoro, Pendam XII/Tanjungpura, dan Pendam V/Brawijaya.

Sementara untuk kategori Dansatgas, juara I diraih Dandim 0716/Demak, juara II Dandim 0608/Trenggalek dan juara III Kodim 1710/Mimika. (adn)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Demak

Sandiaga Uno Banjir Sumbangan Kampanye dan Bambu Bercabang Dua

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat berlari dan senam pagi dari hotel tempatnya menginap menuju alun-alun kota Demak, Jawa Tengah, Kamis, (31/1/2019).

Jatengraya.co.id, Demak — Sandiaga Salahuddin Uno banjir sumbangan dana kampanye saat memulai aktifitasnya dengan berlari dan senam pagi dari hotel tempatnya menginap menuju alun-alun kota Demak, Jawa Tengah, Kamis, (31/1/2019). Dari guru honorer, milenials, hingga emak-emak memberikan sumbangan. Tidak hanya uang tapi juga bambu petruk yang bercabang dua.

Ibu Aisyah guru honerer, irang pertama yang naik ke atas panggung usai sandi menyapa dan memperkenalkan dirinya. Menurut Aisyah dia ingin ada perbaikan nasib guru honorer dan K 2. “Saya minta pak agar nasib guru honorer diperhatikan. Kami ini ingin perubahan,” ucap Bu Aisyah.

BACA JUGA : Sandiaga Uno Silaturahmi ke Ponpes Roudhatul Chulfadh Demak

Selanjutnya Maruf, pensiunan. Bersama istrinya dia memberikan sumbangan uang. “Jangan dilihat dari nilainya pak. Tapi keilhlasan kami. Kami juga ingin -ada perubahan,” ucapnya.

Ryan Subagyo, milenial malah memberikan dompet beserta isinya kepada calon wakil presoden nomor urut 02 ini. “Kami ingin mendapatkan pekerjaan yang layak pak, harga-harga turun. Ini dompet adalah dompet perubahan pak. Kami ingin ada perubahan di Indoensia,” kata Ryan.

Bukan cuma uang, tapi juga ada yang memberikan bambu bercabang dua. “Ini bukan rekayasa kan? Bukan bambu yang di belah terus bercabang dua? Takut nanti dibilang bambu rekayasa bercabang dua,” kelakar Sandi.

Sandi menyatakan tidak akan menyia-nyiakan sumbangan untuk dana kampanye yang diterimanya. “Terima kasih semuanya atas sumbangan yang sangat berharga ini. Keikhlasan ini dari rakyat ini tidak akan kami sia-siakan, ini bukti dan antusiasme masyarakat demak dan seluruh masyarakat Indonesia untuk perubahan,” ucapnya. (yug)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Demak

Sandiaga Uno Silaturahmi ke Ponpes Roudhatul Chulfadh Demak

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat bersilaturahmi ke Ponpes Putra Putri Roudlotul Chuffadh Wal Qurro di Gempol, Jatirogo, Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).

Jatengraya.co.id, Demak — Sandiaga Salahuddin Uno mengaku punya akar dan kedekatan dengan Demak dari pihak keturunan ibunya, Mien Rahman Uno. Hal ini disampaikannya ketika menutup kunjungannya ke Demak dengan bersilaturahmi ke Ponpes Putra Putri Roudlotul Chuffadh Wal Qurro di Gempol, Jatirogo, Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).

“Demak buat saya punya keterkaitan historis. karena kakek saya ada keturunan Demak dari ibu. Di sini jugalah lambang perubahan dan keinginan untuk hidup lebih baik terbentuk. Pati Unus alias Pangeran Sebrang Lor, berani menantang bangsa-bangsa utara. Dari sini jugalah untuk pertama kalinya, Jawa punya nyali menantang Portugis dan menyerbu Malaka, Pati Unus adalah inspirasi,” jelasnya.

BACA JUGA : Di Demak, Sandiaga akan Berdayakan Petani dan Evaluasi Kartu Petani

Sandi diterima dengan hangat oleh pengasuh ponpes KH. Maskuri Abdul Qodir. Sang kyai sampai meneteskan airmata ketika memeluk calon wakil presiden nomor urut 02 ini. Dan memeluk lama eks wakil gubernur DKI tersebut.

Dalam sambutannya Sandi menyatakan tidak berkampanye karena ada larangan untuk menyampaikan visi misi di lembaga pendidikan. Dia hanya mengingatkan potensi para santri untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya.

“Para santri merupakan potensi besar untuk meningkatkan ekonomi bangsa. Para santri harus melek usaha, para santri jika sudah lulus jangan cari kerja, tapi menciptakan lapangan kerja. Bangun desanya dengan kreatif dan melihat peluang usaha. Indonesia kaya, you can do it,” ucap Sandi dan di jawab para santri dengan yes we can. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Demak

Di Demak, Sandiaga akan Berdayakan Petani dan Evaluasi Kartu Petani

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat mengunjungi Pasar Bintoro di Demak Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).

Jatengraya.co.id, Demak – usai senam pagi, Sandiaga Salahuddin Uno melanjutkan aktofitasnya di Demak Jawa Tengah dengan mendatangi Pasar Bintoro, Kamis (31/1/2019). Hanya berjarak tidak lebih dari satu kilometer dengab alun-alun Demak. Begitu tiba, Calon wakil presiden nomor urut 02 ini, disambut para pedagang dan pembeli.

Sandi berdialog dengan Ibu Samsuri penjual sayur mayur. Menurut Samsuri harga cabe merah di pasar tersebut memang sempt tutun, namun harganya rata-rata stabil. Ini agak berbeda dengan nasib para petani yang sempat demo dengan membuang cabenya ke jalan, karena harganya jatuh.

“Rantai distribusi harus disederhanakan, terbuka dan transparan sehingga tidak terjadi kekecewaan para petani, sebagaimana petani cabai di Demak. Jika saya dan Prabowo diberi amanat untuk melayani masyarakat, petani nanti kita akan berdayakan, dan tidak bergantung obat-obat (pertanian) yang mahal,” ujar Sandi kepada wartawan.

Menurut Sandi pupuk akan diolah dengan teknologi canggih sehingga bisa mengembangkan pupuk organik untuk petani. “Sumber daya kita melimpah. Jadi tidak bergantung dengan obat-obat (pertanian) yang mahal,” paparnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berkomitmen untuk memperbaiki sistem distribusi pupuk kepada petani.

“Kami pastikan pupuk didistribusikan dengan lancar, obat (pertanian) terjangkau, dan kartu tani akan kami evaluasi,” lanjut dia.

Selain itu, untuk mensejahterakan petani sekaligus menstabilkan harga di pasar, Sandi menegaskan tidak akan melakukan impor saat musim panen.

“Harga di pasar (Demak) relatif stabil, tapi di tingkat petani anjlok (cabai). Ini yang akan kami benahi. Kita pastikan harga stabil dan pasar tradisional menjadi pusat perekonomian rakyat,” ujarnya. (dam)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending