Connect with us

Temanggung

Kijang Tabrak Sepeda Motor dan Angkutan Satu Korban Tewas

Published

on

Mobil Kijang yang terlibat kecelakaan dievakuasi dengan menggunakan mobil derek.

Jatengraya.id, Temanggung – Tabrakan yang melibatkan mobil Kijang LGX, sepeda motor Honda Beat , dan angkutan jurusan Temanggung-Kedu-Parakan di Jalan Gajah Mada Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019), mengakibatkan satu korban meninggal.

Kanit Laka Lantas Polres Temanggung Ipda Supriyono mengatakan Pengendara sepeda motor dengan nomor polisi AA 6985 MN, Aldus Heru (55) warga Cilacap tewas dalam kecelakaan tersebut.

Supriyono menjelaskan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni mobil Kijang dari arah Maron menuju kota Temanggung bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai korban bersama istrinya dan mobil angkutan umum pedesaan AA 1333 AE yang dikemudikan Waluyo melaju dari arah berlawanan.

“Di depan toko mebel Putra Saerah, laju mobil Kijang kekanan dan nabrak sepeda motor korban lalu menabrak angkutan umum. Korban meninggal di lokasi dan dievakuasi ke RSUD Temanggung, sedangkan istrinya luka ringan,” katanya.

Ia mengatakan mobil Kijang mengangkut rombongan keluarga, meskipun terlibat tabrakan keras hingga tergelimpang, tidak ada yang luka berat, demikian pula dengan angkutan umum yang berisi penumpang.

“Dugaan awal pengemudi mobil kijang yang terdeteksi warga Purbosari Ngadirejo tersebut mengantuk, tetapi pihaknya kini masih mendalaminya dengan meminta keterangan,” katanya.

Kepolisian terangnya, sedang melakukan oleh tempat kejadian dan mengevakuasi korban serta menyingkirkan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Pengemudi angkutan Waluyo mengatakan baru saja menurunkan penumpang kemudian terlihat mobil Kijang melaju kencang dari arah berlawanan menabrak sepeda motor didepannya dan menabrak angkutan yang dikemudikannya.

“Angkutan dihantam sebelah tengah, kaca pecah serta bagia kabin rusak. Seorang penumpang di sebelah saya luka lecet. Saya tidak luka,” katanya. (hst)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Temanggung

109 Stan Bakal Meriahkan Festival Kopi Temanggung

Published

on

109 stan bakal memeriahkan Festival Kopi Temanggung di Gedung Pemuda Temanggung, Jawa Tengah, 19-22 September 2019.

Jatengraya.id, Temanggung – Sebanyak 109 stan bakal memeriahkan Festival Kopi Temanggung di Gedung Pemuda Temanggung, Jawa Tengah, 19-22 September 2019, kata Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Cabang Temanggung, Abaz Zahrotin.

“Tidak hanya kopi, gelaran tahun kelima ini juga akan dimeriahkan kuliner dan multiproduk yang diproyeksikan menjadi destinasi wisata kuliner tahunan,” katanya di Temanggung, Selasa (17/9/2019).

Abas mengatakan dasar dari kegiatan festival kopi adalah memperkenalkan kepada publik bahwa Temanggung merupakan produsen kopi dengan kualitas yang unggul.

Ia menuturkan dengan meningkatnya popularitas kopi lereng Gunung Sindoro, Sumbing dan Prau ini, akan berdampak langsung bagi peningkatan angka penjualan.

“Spesialnya kopi kami tidak hanya klaim, dalam berbagai perlombaan uji cita rasa yang digelar dengan juri kelas dunia, kami selalu mendapatkan nomor. Ini artinya, kopi kami punya posisi yang strategis. Peran Festival Kopi adalah membuka peluang pasar yang lebih lebar,” katanya.

Ia mengatakan Festival Kopi Temanggung kali ini juga akan diikuti puluhan stan kuliner dan multiproduk yang sebagian besar dari para peserta adalah UMKM anggota HIPMI dan UMKM dari Temanggung di luar HIPMI.

“Sekitar 20 persen dari luar. Ini murni pemberdayaan, bagaimana UMKM kita mampu terangkat ke ruang ekonomi yang lebih strategis lagi,” katanya.

Menurut dia berbagai hiburan juga akan ditampilkan pada kegiatan bertajuk “Karena Kopi Aku Kembali” ini, mulai dari seni tari hingga musik.

Di samping itu, sejumlah perlombaan juga digelar untuk memeriahkan festival ini.

“Target kami mendatangkan puluhan ribu pencinta kopi dari Temanggung dan kota-kota lainnya. Jika kegiatan ini sukses, maka perputaran uang di Temanggung akan meningkat, dampaknya pertumbuhan ekonomi di Temanggung dapat lebih meningkat pula,” katanya. (hus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Temanggung

Harga Tembakau di Temanggung di Bawah Kualitas

Published

on

Harga tembakau dengan kualitas grade E bisa di atas Rp120.000 per kilogram.

Jatengraya.id, Temanggung – Hasil panen tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tahun ini kualitasnya lebih baik dari tahun lalu, namun harga jual tembakau rajangan kering dinilai belum sesuai dengan harapan dan di bawah kualitas tembakau.

“Jika dilihat dari kualitasnya, tembakau tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Tetapi soal harga masih belum sesuai harapan,” kata Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Setyawan di Temanggung, Senin (16/9/2019).

Ia mengatakan, dengan kualitas tembakau yang baik seharusnya harga jual tembakau bisa lebih tinggi dari tahun lalu, apalagi saat ini produksi tembakau menurun cukup banyak.

Ia menyebutkan meskipun saat ini sudah memasuki pucak panen tembakau, namun harga tembakau rajangan kering saat ini tertinggi baru sekitar Rp110.000 per kilogram untuk tembakau rajangan kering grade E.

“Harga jual itu di salah satu perwakilan pabrik rokok kretek di Temanggung,” terangnya.

Menurut dia harga tembakau yang belum sesuai dengan harapan petani tersebut karena tidak adanya persaingan harga tembakau, bahkan hanya ada satu perwakilan pabrikan yang gencar melakukan pembelian tembakau.

Ia menuturkan jika ada persaingan perdagangan tembakau pada panen tahun ini, tembakau dengan kualitas grade E bisa di atas Rp120.000 per kilogram. Namun karena minimnya persaingan maka sampai saat ini belum ada kenaikan harga yang cukup signifikan.

Ia berharap pada panen tembakau tahun ini tidak ada penurunan harga jual tembakau rajangan kering hingga akhir panen.

“Meskipun harganya belum sesuai dengan harapan, paling tidak hingga akhir panen raya harga tembakau tetap stabil,” katanya.

Petani asal Kledung Suhari mengatakan saat ini produksi tembakaunya mengalami penurunan, dengan demikian dirinya sangat berharap harga tembakau tidak mengalami penurunan.

“Tahun ini saya tanam tembakau sekitar satu hektar, kalau dalam kondisi normal produksinya antara tujuh sampai delapan kuintal tembakau rajangan kering, tetapi saat ini perkiraan saya paling banyak hanya produksi sekitar empat sampai lima kuintal saja,” katanya.

Ia menuturkan dengan harga yang stabil, meskipun produksi turun pendapatan petani dari tembakau tidak mengalami penurunan yang terlalu banyak. (hus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Temanggung

Bupati Minta BPJS Kesehatan Segera Bayar Klaim RSUD Temanggung

Published

on

Bupati Temanggung, Jawa Tengah M. Al Khadziq.

Jatengraya.id, Temanggung – Bupati Temanggung, Jawa Tengah M. Al Khadziq mengatakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan harus segera melakukan pembayaran klaim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung agar tidak mengganggu operasional RSUD tersebut.

“Jika tidak segera dibayarkan, dikhawatirkan RSUD Temanggung akan mengalami krisis likuiditas yang bisa mengganggu operasional rumah sakit milik pemerintah tersebut,” katanya di Temanggung, Selasa (10/9/2019).

Menurut dia keterlambatan pembayaran klaim BPJS Kesehatan hingga lima bulan berjalan, tentu sangat berpengaruh terhadap kelangsungan operasional layanan di rumah sakit.

Oleh karena itu, pihak Pemkab Temanggung berencana melakukan komunikasi langsung dengan pihak Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Cabang Temanggung untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

Menyinggung rencana RSUD Temanggung melakukan pinjaman ke Bank Jateng, Khadziq menyampaikan memang sudah ada rencana dari pihak manajemen rumah sakit, tetapi belum jadi.

“Sebenarnya yang ke arah situ belum, tetapi memang akan ada masalah keuangan jika BPJS Kesehatan tidak segera membayarkan klaim ke RSUD Temanggung. Saya kira bukan hanya Temanggung, tapi juga rumah sakit-rumah sakit lain,” katanya.

Informasi dari manajemen RSUD Temanggung kondisi terakhir BPJS Kesehatan membayarkan klaimnya ke RSUD Temanggung baru sampai bulan Maret 2019.

Sedangkan sejak April sampai sekarang belum dibayarkan dan masuk piutang pihak BPJS Kesehatan.

Ia mengatakan langkah pertama yang perlu dilakukan, yakni pendekatan ke BPJS Kesehatan agar segera membayarkan klaim RSUD Temanggung.

Apalagi, belum lama ini Menteri Keuangan Republik Indonesia sudah mencairkan berapa triliun kepada BPJS Kesehatan.

Ia berharap dengan adanya pencairan untuk BPJS Kesehatan tersebut, maka BPJS bisa mencairkan klaim pembayaran kepada rumah sakit sebelum ancaman krisis likuiditas ini betul betul terjadi.

“Semoga klaim bisa segera dibayarkan. Kalau itu mentok nanti baru kita akan bicarakan solusinya. Seperti apa nantinya kita akan bicarakan dengan para stakeholder yang lain,” katanya. (hus)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending