Connect with us

Semarang

Penerbangan Pomestik Jateng di Semester Pertama 2019 Turun

Published

on

Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono.

Jatengraya.id, Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat jumlah penumpang penerbangan domestik di provinsi ini selama semester pertama 2019 lebih rendah di banding periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono di Semarang, Senin (12/8/2019), mengatakan, kenaikan harga tiket menjadi salah satu pemicu turunnya jumlah penumpang penerbangan domestik.

Dari data BPS, rata-rata jumlah penumpang pesawat yang berangkat dari berbagai bandara di Jawa Tengah selama Januari hingga Juni 2019 tidak pernah melebihi angka 250 ribu orang per bulannya.

Sementara pada periode Januari hingga Juni 2018, jumlah penumpang yang berangkat per bulannya selalu berada di atas angka 250 ribu orang.

“Jumlah penumpang yang berangkat dari Jawa Tengah selama semester pertama 2019 sebanyak 1,223 juta orang, turun di banding periode yang sama 2018 yang mencapai 1,834 juta orang,” katanya.

Adapun untuk penumpang yang datang ke Jawa Tengah pada semester pertama 2019 sebanyak 1,258 juta orang, turun di banding periode yang sama 2018 yang mencapai 1,945 juta orang.

Menurut dia, kenaikan harga tiket memang memaksa masyarakat untuk mengurangi perjalanan yang menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

“Banyak instansi pemerintah yang juga mengurangi perjalanan dinas, khususnya yang menggunakan pesawat,” tambahnya.

Meski jumlah penumpang domestik turun, kondisi berkebalikan justru terjadi pada penumpang penerbangan internasional. Jumlah penumpang penerbangan dari dan menuju Jawa Tengah, kata dia, justru mengalami peningkatan pada semester pertama 2019.

Penumpang penerbangan internasional yang berangkat dari Jawa Tengah selama Januari hingga Juni 2019 mencapai 74.754 orang, naik di banding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 52.646 orang.

Begitu pula jumlah penumpang yang datang ke Jawa Tengah selama semester pertama 2019 yang mencapai 76.898 orang, naik di banding 2018 yang mencapai 54.541 orang. (isc)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Semarang

Erajaya Perluas Penetrasi di Semarang

Published

on

Petani di Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, menjemur kopi hasil petik merah.

Jatengraya.id, Semarang – Grup Erajaya meluaskan penetrasi pasar di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang dengan membuka sejumlah toko baru telepon pintar.

Erajaya melalui Erafone memegang pemasaran sejumlah jenama (merek) terkemuka, antara lain, iPhone, Samsung, Oppo, Vivo, Nokia, BlackBerry, LG, dan Huawei. Sampai saat ini Erajaya menjadi pengecer smartphone nomor satu di Indonesia.

“Erajaya merupakan mitra terpercaya di bidang mobile communication hingga Internet of Thing (IoT) dengan memberi nilai tambah pelayanan,” kata Head of Public Relation Erajaya Devina Paulus ketika mengunjungi Kantor Berita ANTARA Biro Jawa Tengah di Jalan Veteran 1 B Kota Semarang, Jumat (23/8/2019).

Didampingi Anthoni “Erick” Roderick P selaku Media Coordinator, Devina menjelaskan Erajaya memang perlu memperkenalkan lebih luas sekaligus melakukan penetrasi pasar karena popularitasnya masih kalah dengan retailer gawai di Semarang.

Saat ini Erajaya memiliki 84 distributor, 1.000 gerai pengecer, dan ribuan titik pelayanan di Indonesia.

Kendati demikian, menurut Devina, Erajaya masih akan terus memperluas titik penjualan eceran berbagai merek telepon pintar yang diageni dengan membuka toko offline.

Erajaya, katanya, tetap melayani penjualan secara online. “Akan tetapi, untuk gawai harga mahal, mayoritas konsumen lebih suka bisa menyentuh langsung. Mereka butuh experience dengan mendatangi toko sebelum memutuskan membeli telepon pintar,” katanya.

Selain membuka gerai yang menjajakan beragam merek smartphone, Erajaya juga membangun toko dengan merek tunggal, seperti iBox (Apple, iPhone), Samsung, Huawai, Oppo, dan Vivo.

“Di Semarang, besok (Sabtu, 24/8), Erafone akan membuka sekaligus 10 toko yang secara khusus menjual merek Vivo di Plasa Simpang Lima,” kata Devina. (azm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Semarang

Terkait Kerusuhan Papua, Mahfud MD Minta Kedepankan Persatuan

Published

on

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD.

Jatengraya.id, Semarang – Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD meminta semua pihak untuk mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menyikapi kerusuhan yang berawal dari aksi rasisme terhadap masyarakat Papua.

“Kita harus bersatu dulu sebelum meluruskan kesalahpahaman yang terjadi dan tidak fokus mencari siapa salah dalam insiden kerusuhan di Manokwari atau daerah lainnya,” katanya di Semarang, Kamis (22/8/2019).

Menurut Mahfud MD, tidak ada untungnya bagi Indonesia maupun Papua jika terjadi perpecahan sehingga sudah saatnya semua pihak untuk menurunkan tensi dan kembali bersatu demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kalau Indonesia terpecah, tidak ada yang diuntungkan, Indonesia rugi, Papua rugi. Oleh sebab itu ambil keuntungan dan kebaikan bersama, akhiri panas di hati, bersatu sesama anak bangsa,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD usai menjadi salah seorang pembicara pada Seminar Nasional Kagama bertajuk “Pendidikan Bangsa dalam Menyiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0” di Museum Ronggowarsito Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD mengapresiasi tokoh-tokoh dan dari berbagai unsur yang sudah menginisiasi untuk mendinginkan suasana di masyarakat.

“Akhiri kesalahpahaman yang sebenarnya tidak terlalu serius, salah paham antara anak muda yang sangat sedikit dan tidak menyangkut hal prinsip, semua menahan diri,” katanya.
(wan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Semarang

Dukung Pencegahan Korupsi di BUMN, SPI Kembangkan “Whistleblowing System”

Published

on

Ketua Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FKSPI) Pusat Saiful Huda.

Jatengraya.id, Semarang – Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FKSPI) mendukung upaya pencegahan berbagai bentuk tindak pidana korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan mengembangkan whistleblowing system agar setiap orang dapat menyampaikan aduan atau laporan penyimpangan.

“Kami akan menggunakan kemampuan analisa data terkait aliran dana atau aliran uang, sebab biasanya korupsi tidak dilakukan secara sendiri-sendiri, ada data-data. Kita ambil data untuk menganalisa ada indikasi ke sana (korupsi),” kata Ketua FKSPI Pusat Saiful Huda di Semarang, Kamis (22/8/2019).

Ia menyebutkan pihaknya akan menjadi tumpuan dalam melakukan pemeriksaan keuangan atau audit internal ketika ada aduan.

“Audit akan menjadi tumpuan ketika ada aduan, kami bisa memeriksa aduan itu,” ujarnya.

Kendati demikian, FKSPI mengakui pihaknya tidak bisa melakukan pelaporan terkait dengan indikasi pelanggaran keuangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami memang tidak melakukannya, namun biasanya akan menjadi saksi untuk dimintai keterangan, biasanya internal audit menjadi saksi yang diminta keterangan KPK karena kalau kita di dalam tidak melakukan pencegahan, dianggap pembiaran,” katanya.

Oleh sebab itu, FKSPI akan terus mengembangkan sejumlah sistem pencegahan korupsi, salah satunya whistleblowing system dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

“Kita optimalkan upaya pencegahannya di sana,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Saiful di sela pelaksanaan Musyawarah Nasional dan Konferensi Nasional IV FKSPI di Kota Semarang, Jawa Tengah. (wan)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending