Connect with us

Batang

Medi Bastomi Berjalan Mundur Untuk Bertemu Jokowi

Published

on

Medi Bastomi (34), pria asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur melakukan aksi jalan mundur menuju Jakarta.

Jateng.id, Batang – Medi Bastomi (34), pria asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur melakukan aksi jalan mundur menuju Jakarta berkeinginan dapat bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Medi Bastomi saat beristirahat di sebuah warung makan, di Batang, Kamis, mengatakan bahwa aksi yang dilakukan dirinya dimulai Kamis (18/7/2019) sore dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, dan pada Kamis ini baru sampai di wilayah Kabupaten Batang.

“Saya berharap sebelum upacara bendera 17 Agustus sudah sampai di Istana Negara Jakarta untuk bisa bertemu dengan Presiden Jokowi,” katanya pula.

Dirinya berkeinginan bisa bertemu Presiden Jokowi untuk meminta sebatang bibit pohon yang nantinya akan ditanam di kawasan kaki Gunung Wilis, Tulungagung.

“Terserah, mau dikasih pohon apa dari Pak Presiden Jokowi akan saya terima. Yang penting pohon itu bisa tumbuh besar,” katanya lagi.

Bapak dari empat anak ini mengaku dirinya setiap hari menempuh jarak sekitar 30 kilometer per hari dengan berjalan mundur.

Saat dirinya merasa lelah, mengaku beristirahat di musala maupun masjid. Demikian juga jika hari sudah mulai malam, dirinya memilih memejamkan matanya atau tidur di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), musala maupun masjid.

Aksi yang melatarbelakangi Medi Bastomi karena dirinya merasa prihatin terhadap kondisi hutan di kaki Gunung Wilis yang semakin tandus akibat pembalakan liar.

“Oleh karena, saya berharap bisa bertemu Pak Presiden Jokowi untuk minta sebatang pohon ditanam di kampung halaman sebagai langkah reboisasi,” katanya pula.(ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Batang

Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp797,5 Miliar

Published

on

Bupati Batang, Wihaji.

Jatengraya.id, Batang – Nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini sudah menembus angka Rp797,5 miliar meski proses revisi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum selesai,’ kata Bupati Batang Wihaji.

“Sesuai data base, nilai investasi berdasarkan izin masuk sudah mencapai Rp797,5 miliar. Ini dimungkinkan setelah revisi Perda RT-RW selesai maka investor akan terus bertambah,” katanya di Batang, Sabtu (28/9/2019).

Ia mengatakan perkembangan revisi Perda RT-RW masih ada perbaikan minor pada nomenklatur peta sedang subtansi tidak berubah.

“Oleh karena itu, kami berharap para investor yang ingin masuk ke wilayah Batang bisa lebih bersabar, menunggu revisi perda RTR-RW selesai terlebih dahulu,” katanya.

Ia mengatakan pemkab akan terus melakukan beberapa terobosan untuk menarik investor dan meningkatkan nilai investasi seperti dengan mengikuti pameran investasi, membentuk Batang Investmen Forum (BIF),membentuk tim percepatan investasi, dan mengikuti kegiatan Central Java Investment Business Forum (CJIBF).

“Saat ini sudah banyak investor yang antre yang berniat menanamkan investasinya di wilayah ini,” katanya.

Menurut dia, tingginya minat investor untuk menanamkan modalnya di daerah ini karena pertimbangan daya dukung usaha yang dimiliki Kabupaten Batang seperti kondisi alam yang kaya, ketersediaan lahan (kawasan industri) yang terjangkau dan tenaga kerja, serta jaminan energi listrik melalui PLTU Batang.

Pemkab Batang, kata dia optimistis wilayah Kabupaten Batang akan tumbuh menjadi kota industri setelah nanti revisi Perda RT-RW selesai.

“Kami berharap masyarakat agar bersiap untuk ikut ambil bagian di dalamnya sehingga kemanfaatannya akan dirasakan penduduk lokal. Kita tidak boleh menjadi penonton saja,” katanya. (ktd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Batang

Polres Batang Selidiki Pencurian 32 Laptop di Sekolah

Published

on

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga.

Jatengraya.id, Batang – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, melakukan penyelidikan kasus pencurian 32 unit laptop, 3 unit komputer dan barang elektronik lain di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kandeman yang diduga dilakukan oleh dua pelaku bertopeng.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga di Batang, Senin (16/9/2019), mengatakan bahwa polres telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengejar para pelaku tindak kejahatan tersebut.

“Dari hasil rekaman layar CCTV (closed circuit television), tampak 2 pelaku bertopeng memasuki ruangan tempat menyimpan barang-barang elektronik milik sekolah yaitu ruang tata usaha, ruang wakil kepala sekolah, dan ruang guru,” katanya.

Ia yang didampingi Kepala Kepolisian Sektor Tulis AKP Gumana mengatakan kasus pencurian tersebut diduga dilakukan oleh lebih dari dua pelaku karena barang yang dicuri cukup banyak seperti 32 unit laptop, 7 unit LCD baru, 2 unit voice recorder, 1 camdic, 2 scanner, dan 3 unit komputer.

Selain melakukan olah TKP, kata dia, polisi juga mengumpulkan keterangan dan barang bukti dari para saksi.

“Dari hasil penyelidikan maupun olah TKP kami menemukan 2 buah linggis yang diduga milik pelaku yang tertinggal di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi kejahatan pencurian barang-barang di sekolah, khusus barang elektronik diharapkan pihak sekolah meningkatkan pengamanan di sekolah.

“Kami berharap pihak sekolah menambah petugas penjagaan khususnya saat pada malam hari,” katanya. (ktd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Batang

Pemkab Batang Tawarkan Kerja Sama Dengan Ojol

Published

on

Bupati Batang Wihaji bersama ojek online menjalin kerja sama dalam bentuk layanan jasa transportasi.

Jatengraya.id, Batang – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menawarkan kerja sama kepada jasa layanan ojek online (ojol) di wilayah setempat dalam bentuk pemberian layanan cepat yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Bupati Batang Wihaji di Batang, Minggu (15/9/019), mengatakan bahwa teknologi dan media sosial (medsos) yang semakin berkembang pesat maka jasa layanan transportasi daring banyak dibutuhkan oleh masyarakat maupun para pelaku usaha.

“Oleh karena, kami menawarkan kerja sama dengan ojek online dalam bentuk antar cepat KTP, dokumen kependudukan, santunan kematian, dan lainnya,” katanya.

Menurut dia, jasa transportasi online di daerah kini semakin bertambah dan marak sehingga meraka pun diharapkan bisa memberikan jasa pelayanan transportasi dengan baik.

“Ojol boleh bersaing dengan siapa pun. Akan tetapi persaingannya harus sehat, tetap jaga kekompakan, guyub rukun, dan berbagi rezeki,” katanya.

Pada kesempatan itu Bupati Wihaji juga memamerkan aplikasi Batang Smart Region yang dibuat sebagai langkah terobosan pemkab untuk memudahkan masyarakat setempat maupun luar daerah yang ingin berkunjung ke suatu tempat atau obyek wisata di daerah ini.

Dari aplikasi tersebut, kata dia, dapat dilihat moda transportasi, tempat kuliner, rumah sakit, hotel, hingga informasi tentang tambal ban.

“Saya minta para pengemudi ojol ikut mempromosikan aplikasi Batang Smart Region ini, barangkali ada orang luar daerah yang kesulitan memperoleh informasi tentang daerah Kabupaten Batang,” katanya. (ktd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending